Merokok, Sebuah Tradisi?
Dibuat oleh :
Aqbal Wasalman Akbar
Tipe : video

Menurut data tahun 2018, 2 dari 3 laki-laki di Indonesia adalah perokok. Perokok aktif bukan hanya dari kalangan dewasa tetapi juga remaja usia sekolah. Menurut wawancara sederhana dengan remaja laki-laki khususnya di Sungai Rotan, alasan mereka merokok adalah karena melihat orang tua terutama bapaknya yang merokok. Mereka telah mengenal rokok dari kecil dan terbiasa dengan rokok. Saat mereka mulai mencoba rokok, bapaknya tidak terlalu melarang bahkan cenderung membiarkan. Jika ditelusuri lebih jauh, bukan hanya bapaknya tetapi kakeknya pun adalah perokok yang bahkan kadangkala masih merokok di usia mereka yang renta. Hal ini menandakan bahwa merokok seperti sebuah adat dan kebiasaan yang diwariskan turun temurun terutama di daerah pedesaan seperti Sungai Rotan. Kebiasaan merokok bukanlah hal yang pantas untuk diajarkan apalagi diwariskan. Kebiasaan ini tak sepatutnya mengalir lancar dari satu generasi ke generasi yang lain. Indonesia adalah negera berkembang yang membutuhkan generasi penerus yang produktif dan sehat jiwa raganya. Bagaimana bisa membela negeri ini jika bangsanya sakit-sakitan tubuh dan paru-parunya karena rokok. Merokok bukanlah tradisi yang layak diturunkan melainkan harus dihentikan. Mari selamatkan generasi dengan menjauhi rokok dan berhenti mengajarkan kebiasaan merokok untuk anak cucu kita nanti.


Karya berupa video berdurasi 2 menit 11 detik yang bertujuan untuk menyampaikan keadaan yang terjadi khususnya di Sungai Rotan perihal penggunaan rokok serta himbauan untuk menjauhinya.