Izinkan Paru-paruku Merdeka
Dibuat oleh :
Ariati
Tipe : tulisan

"Izinkan Paru-paruku Merdeka"

 

Bukankah penjajahan telah dihapuskan

Karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan

Lalu mengapa aku masih merasa terpenjara

Tak bebas menghirup segarnya udara

Akibat asap rokok yang kini semakin merajalela

 

Paru-paruku terjajah oleh asap beracun

setiap hari asap itu menyapa di depan mata

Tak kenal pagi, siang, sore bahkan malam ia tetap mengudara

 

Paru-paruku kini merintih dan terluka

Asap itu menyakitkan dan mematikan

Paru-paruku terjajah oleh penjajah yang tak bersenjata

Yang melukai tanpa pedang

Menyimpan bungkusan raga di perut bumi yang gersang

 

Ku kira hanya perang yang mampu merenggut ribuan nyawa

Ternyata asap beracun itu lebih kejam dan berbahaya

Ia menyerang tanpa berkata sepatah kata

Namun mampu memisahkan ruh dari raga

Banyak wanita yang menjadi janda

Banyak anak tak berdosa menjadi korbannya

Semua adalah ulahnya

Asap maut itu mempunyai keahlian mengubah tawa menjadi luka

 

Aku tak meminta banyak 

Aku hanya ingin kebebasan

Kumohon biarkan paru-paruku merdeka

Biarkan aku bernafas lebih lama


Puisi ini adalah ungkapan hati seorang perokok pasif yang menginginkan kemerdekaan dalam menghirup udara dan menjalani kehidupan lebih lama.